Apa itu DV ?

DV adalah singkatan dari Drive Value. DV berbentuk persentasi yang menentukan berapa banyak E-fund Deposit dapat dipergunakan atas barang tersebut. DV juga adalah persentasi berapa nilai investasi yang di dapat atas barang tersebut. Contoh, Harga barang Rp 100.000,- dengan DV 60%. Artinya kita dapat menggunakan E-fund Deposit kita sebanyak 60.000,- E-fund dan sisanya yang 40.000,- bisa dibayar dengan menggunakan E-fund Tunai/Cash atau dengan menggunakan uang tunai. Demikian juga nilai investasinya , walaupun kita membayar dengan nilai 100.000,- untuk barang tersebut, nilai investasinya hanya 60.000,-.

Nilai DV tergantung dari berapa besar pembagian keuntungan yang disediakan oleh pedagang atau produsen. Semakin besar pembagian keuntungannya semakin besar persentasi DV tersebut. Demikian juga sebaliknya, semakin kecil pembagian keuntungannya semakin kecil nilai DV-nya. Atau dengan kata lain untung besar bagi sama besar, untung kecil bagi sama kecil.

DV dengan nilai yang lebih besar akan semakin menarik anggota ERP untuk membelinya, karena lebih besar nilai E-fund Deposit yang dapat dipergunakan atas barang tersebut, otomatis nilai investasinya juga lebih besar.

Apa itu HOT DV ?

DV HOT dipergunakan untuk barang-barang yang memberikan pembagian keuntungan 40% atau lebih dari nilai harga jualnya. Anggota ERP sangat tertarik dengan DV Hot, karena harga barang tersebut dapat dibayar seluruhnya dengan menggunakan E-fund Deposit tanpa harus menggabungkan dengan uang tunai atau E-fund Tunai/Cash. Nilai investasinyapun 100% dari harga barang tersebut. Umumnya anggota ERP akan lebih dulu mencari logo DV Hot sebelum melihat harga dan barangnya.

DV juga menentukan nilai omzet jaringan kita, seperti contoh di atas harga barang 100.000,- dengan DV 60%, maka nilai omzet kita hanya 60.000,- bukan 100.000,-

Cara Menghitung DV

Rumus yang dipergunakan untuk menentukan DV adalah sebagai berikut: pedagang atau produsen yang berbagi hasil hingga 40% atau lebih dari haraga jual barangnya maka otomatis DV-nya bernilai 100% atau kita sebut sebagai DV Hot. Bila pembagian keuntungannya kurang dari 40% maka DV dirumuskan sebagai berikut: DV = 2 X persentasi pembagian keuntungan. Contoh: pembagian keuntungan yang diberikan oleh produsen atau pedagang adalah 40% maka DV atas barang tersebut adalah 100% atau DV Hot, tetapi bila pembagian keuntungannya hanya 20% maka nilai DV-nya adalah 20% X 2 = 40%. DV 100% atau DV Hot akan lebih menarik dibandingkan DV 40%, karena memiliki nilai investasi yang lebih besar, keuntungan yang lebih besar, pembagian keuntungan yang lebih besar, nilai omzet yang lebih besar, dan dapat menggunakan E-fund Deposit lebih banyak.


© Copyright © 2013. All rights reserved